Jakarta (ANTARA News) - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menegaskan bahwa cukai rokok Indonesia saat ini terendah di dunia setelah Kamboja.
"Cukai rokok kita terendah di dunia, hanya 37 persen. Seharusnya negara bisa dapat lebih besar lagi dari rokok," kata anggota harian YLKI, Tulus Abadi, di Jakarta.
Ia mengatakan pendapatan sebesar dari cukai rokok sebesar Rp42 triliun per tahun masih dianggap kurang. Karena jika melihat pada Undang-undang tentang Cukai, maka cukai rokok dapat dinaikan ke 57 persen.
Jadi, tidak benar apabila pengendalian tembakau dengan menaikkan cukai rokok mengikuti Kerangka Konvensi Pengendalian Tembakau (FCTC) dapat menghilangkan perolehan negara tidak benar, ungkap Tulus.
"Justru perolehan negara akan meningkat kalau cukai dinaikan," katanya.
Kekhawatiran lain pemerintah bahwa dengan meratifikasi FCTC industri akan lari juga tidak mendasar, ujar dia. Karena hingga saat ini sudah 164 negara dari 168 negara yang menandatangani sudah meratifikasi Kerangka Konvensi Pengendalian Tembakau tersebut.
"Jadi sebenarnya Indonesia pun sudah terkepung karena negara-negara tetangga pun sudah meratifikasi," tambah Tulus.
Sementara itu, pengurus Lembaga Demografi Universitas Indonesia, Abdillah Ahsan mengatakan, industri rokok sendiri hanya menyumbang 1,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional.
"Sumbangan dia untuk PDB semakin lama semakin turun, terakhir dari dua persen jadi 1,5 persen. Jelas ini bukan sektor andalan," tegas Abdillah.
Hal yang menyedihkan, menurut dia, mayoritas belanja rokok justru dilakukan rakyat miskin. Sehingga menaikan cukai rokok akan lebih mengena bagi golongan miskin karena mereka lebih responsif atas perubahan harga.(*)
3.18.2009
Cukai Rokok Indonesia Terendah Di Dunia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tentang Saya
- Erwin Komara Mindarta
- 1. strange 2. peculiar 3. queer 4. bizarre 5. curious 6. rare 7. eccentric 8. singular 9. screwy 10. rum 11. rummy 12. cross-eyed 13. mysterious 14. crackpot 15. fanciful 16. uncanny 17. weird 18. whimsica
0 komentar:
Posting Komentar