Jakarta (ANTARA News) - Bank Indonesia (BI) optimis nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dapat bertahan pada kisaran Rp11.000-Rp12.000 per dolar karena adanya tambahan cadangan devisa nasional.
"Saya agak optimis di kisaran itu, kita tidak berharap akan melemah mencapai kisaran itu (Rp13.500)," kata Deputi Gubernur Senior BI, Miranda S Goeltom, di Jakarta, Selasa, mengomentari kekhawatiran pelemahan rupiah hingga mencapai Rp13.500 per dolar.
Miranda menyebutkan cadangan devisa RI sudah bertambah hingga mencapai 53,98 miliar dolar AS, dan jika diperlukan bisa meningkatkan jumlah itu dari Chiangmai Inisiative.
"Rasanya cadangan devisa kita sudah nambah, nanti kalau perlu bisa tambah dari Chiangmai. Cadangan devisa kita sekarang 53,98 miliar dolar AS," katanya.
Dalam seminar dampak krisis global terhadap Indonesia di Jakarta Selasa ini, Ekonom Bank Mandiri Martin Panggabean memperkirakan, sampai akhir 2009, nilai tukar rupiah bisa mencapai Rp13.500 per dolar AS.
Hal itu sebagai akibat dari rencana kebijakan pemerintah AS menerbitkan obligasi minimum sebesar 2 triliun dolar AS dalam 2 tahun ke depan.
Karena itu dalam satu semester, sekitar 500 miliar dolar AS dana yang beredar di pasar internasional akan ditarik untuk kembali ke AS.
Dana itu sebagian besar dari luar AS termasuk Indonesia, dalam program penjualan aset maupun penerbitan obligasi sehingga terserap ke AS.(*)
3.17.2009
BI Optimis Rupiah akan Bertahan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tentang Saya
- Erwin Komara Mindarta
- 1. strange 2. peculiar 3. queer 4. bizarre 5. curious 6. rare 7. eccentric 8. singular 9. screwy 10. rum 11. rummy 12. cross-eyed 13. mysterious 14. crackpot 15. fanciful 16. uncanny 17. weird 18. whimsica
0 komentar:
Posting Komentar