Jakarta (ANTARA News) - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan bahwa tidak ada pencurian uranium oleh perusahaan pertambangan asing pemegang kontrak karya di wilayah Papua.
"Tidak ada pencurian uranium di sana (Papua), saya tidak tahu berita itu dari mana," kata Hatta Rajasa di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Jumat.
Hatta mengakui bahwa Indonesia memiliki kandungan uranium namun pihaknya tidak menemukan adanya pencurian oleh pihak asing.
"Dalam mineral/bahan galian terdapat berbagai unsur kimia ada di situ, tinggal seberapa besar," katanya.
Ia mencontohkan, pasir timah timah yang dieksplorasi di Bangka juga memiliki kandungan bahan radioaktif.
Hatta juga mengatakan bahwa pemerintah tidak melakukan tindakan apa pun terkait dengan adanya berita pencurian uranium yang dituduhkan ke PT Freeport Indonesia di Papua itu.
"Kita tidak melakukan tindakan karena memang tidak ada pencurian," katanya.
Sementara itu mengenai harga cabe yang memberi kontribusi besar terhadap inflasi, Hatta mengatakan, faktor cuaca atau iklim yang tidak lazim menyebabkan harga cabe meningkat.
"Sekarang kemarau tapi masih hujan, itu mengganggu produksi cabe, kita himbau supaya konsumsinya ditahan," katanya.
Ia menyebutkan, pemerintah dan BI menjaga tingkat inflasi pada tingkat yang terkendali sehingga tidak mengganggu perekonomian nasional.
7.16.2010
Hatta: Tidak Ada Pencurian Uranium di Papua
7.13.2010
Polda Metro Gelar Operasi Patuh Jaya 2010
Jakarta (ANTARA News) - Kepolisian Daerah Metro Jakarta akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2010 guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Menurut informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu pagi, operasi tersebut adalah berdasarkan Surat Telegram Kapolda Metro Jaya No Pol:STR/544/VII/2010 tertanggal 8 Juli 2010 tentang Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2010.
Pelaksanaan operasi dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, atau tepatnya sejak tanggal 15 Juli hingga 28 Juli 2010.Sedangkan target operasi adalah memberikan fokus kepada para pemakai jalan yang melanggar peraturan lalu lintas.
Bagi para pelanggar tersebut, petugas kepolisian lalu lintas akan langsung segera memberikan surat bukti pelanggaran (tilang).
Selain menegakkan hukum, sasaran Operasi Patuh Jaya adalah untuk melancarkan lalu lintas di berbagai lokasi yang rawan kemacetan.
TMC mengemukakan, penilangan dilakukan karena konsentrasi dari operasi itu adalah untuk menegakkan hukum.
Hal tersebut berbeda dengan operasi sebelumnya, yaitu Operasi Simpatik, yang lebih menekankan kepada upaya persuasif.
Sementara kepada para pelaku pelanggaran akan ditindak dengan menggunakan tilang "alternatif 3", yaitu akan diberi lembar tilang berwarna merah berarti pelanggar harus mengikuti sidang di Pengadilan Negeri sesuai yang tertera pada surat tilang.
(M040/A024)
7.11.2010
Kemacetan Warnai Hari Pertama Sekolah, Banyak Siswa Terlambat
Jakarta (ANTARA News) - Kemacetan lalu lintas mewarnai Jakarta pada hari pertama para murid masuk sekolah pada tahun ajaran baru 2010/2011, sehingga tidak sedikit yang terpaksa terlambat masuk.
"Saya sudah berangkat dari rumah sekitar 45 menit sebelum jam masuk, tapi masih terlambat juga karena macet di mana-mana," kata seorang siswa SMAN yang sekolahnya terletak di kawasan Kemanggisan, Muhammad Rizal, Senin.
Di kawasan sekolahnya yang terletak di Kompleks Pajak memang terdapat tiga sekolah yang saling berdampingan dan ketiganya merupakan sekolah favorit di Jakarta Barat. Ketiga sekolah itu adalah SD Bhakti, SMPN 111, serta SMAN 78.
Akibat berdampingannya ketiga sekolah itu, maka , sepeda motor dan mobil menumpuk di sekitar sekolah yang membawa murid-murid sekolah.
Kondisi tersebut bertambah parah mengingat trotoar yang seharusnya berfungsi untuk pejalan kaki, justru diisi oleh para pedagang makanan dan minuman.
Situasi bertambah parah mengingat banyak mobil dan motor yang parkir di tepi jalan sehingga membuat jalan yang sudah sempit menjadi sempit lagi, karena hanya mampu dilalui satu kendaraan.
Padahal, puluhan petugas keamanan sudah mengatur jalan raya sekitar tiga sekolah tersebut menjadi satu jalur.
Namun demikian, pengaturan arus lalu lintas menjadi satu arah tersebut tidak mampu menampung arus kendaraan yang melalui jalan sekitar sekolah tersebut.
"Biasanya memang begini Pak kalau tahun ajaran baru dimulai karena banyak orang tua yang ingin mengantarkan anak sekolahnya pada hari pertama. Memasuki hari ketiga atau keempat biasanya kepadatan tidak terjadi lagi seperti sekarang ini," kata seorang petugas keamanan, Farid yang ikut sibuk mengatur arus lalu lintas.
Menurut Farid , pada pagi hari saat sekolah, ruas jalan yang ada di sekitar tiga sekolah tersebut memang diatur menjadi satu arah, karena memang jalan yang ada sempit.
Seorang ibu yang putrinya masuk kelas 1 di SD Bhakti,Ratna Sari mengatakan dirinya akan mengantar putrinya sekolah pada hari pertama dan diharapkan pada hari selanjutnya sudah tidak lagi.
"Anak saya perlu penyesuaian dan belum tahu kelasnya di mana, sehingga saya harus ikut mencari. Nanti kalau sudah tahu kelasnya anak saya akan pergi menggunakan ojek saja," kata Ratna Sari . (A025/K004)
7.09.2010
Kapal Yayasan Anak Kadhafi ke Gaza
Lavrio, Yunani (ANTARA News) - Sebuah kapal yang membawa bantuan untuk Palestina akan berangkat ke Gaza Sabtu pagi, hanya sebulan lebih setelah serangan mematikan oleh Israel terhadap konvoi kapal bantuan Mavi Marmara.
Yayasan itu dipimpin oleh putra pemimpin Libia, Saif al-Islam Kadhafi, yang mengatakan akan membawa sekitar 2.000 ton pangan dan obat serta telah mengikuti aturan internasional.
Sembilan aktivis pro-Palestina tewas pada Mei lalu ketika marinir Israel menyerang kapal bantuan Turki yang memimpin konvoi menuju Gaza, yang memancing kecaman internasional, krisis dalam hubungan Israel-Turki dan kecaman dari Dewan Keamanan PBB.Israel mengatakan, pasukan khususnya telah diserang dengan pisau dan tongkat ketika mereka naik kapal itu dan mereka bertindak untuk pertahanan diri.
"Kami akan melakukan semua yang kami bisa," kata Yusuf Sawani, Direktur Eksekutif Yayasan Amal dan Pembangunan Internasional Kadhafi, yang mengorganisir lawatan bantuan itu.
"Kami mengharapkan semuanya akan berjalan lancar," katanya pada wartawan Jumat di atas kapal Amalthea yang dinamai kembali Hope untuk perjalanan itu.
Sepuluh pendukung yayasan amal itu akan naik kapal tersebut, dan juga 12 awak kapal, kata Sawani di pelabuhan Lavrio di Yunani tenggara. Para aktivis itu sebagian besar warga Libia, satu Nigeria dan satu Maroko. Para awaknya termasuk orang Kuba, Haiti, Suriah dan India.
"Kami akan berusaha untuk menjelaskan pada pihak lain bahwa kami hanya akan membantu orang, kami tidak memiliki sesuatu di kapal kecuali beras, minyak, tomat dan terigu, itulah semua yang kami miliki, kami tidak mempunyai senjata," kata Fabdalraof, insinyur Libia yang akan mengambil bagian dalam perjalanan itu.
Israel telah mengatakan, blokadenya penting untuk menghentikan senjata dan material yang mereka khawatirkan dapat digunakan untuk tujuan militer dapat mencapai penguasa Islam Hamas di Gaza.
Segera setelah serangannya terhadap kapal bantuan dan teriakan internasional yang diakibatkannya, Israel mengumumkan langkah-langkah untuk melonggarkan blokade atas wilayah kantung itu dan membentuk penyelidikan terhadap insiden tersebut.
Sawani menyatakan, ia mengharapkan untuk berlayar Jumat atau Sabtu pagi dan memperkirakan perjalanan itu akan membutuhkan waktu 70-80 jam.(S008/M043)
7.08.2010
Warga Keberatan Satpol PP Dipersenjatai
Bogor (ANTARA News) - Rencana pemerintah mempersenjatai Satpol PP perlu dipikirkan secara matang karena akan membawa risiko yang sangat besar, kata pimpinan Yayasan Ar-Rahman Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Cecep Sayeful Rijal, Jumat.
Dalam perbincangan dengan ANTARA di Bogor Cecep Syaeful Rijal mengemukakan, Satpol PP tidak perlu dipersenjatai. Penggunaan senjata akan menjadikan korps penegak Perda tersebut semakin "garang" dan dimusuhi masyarakat.
"Rencana mempersenjatai Satpol PP merupakan gagasan yang kurang bijaksana. Pemerintah perlu belajar dari pengalaman dan melihat fenomena yang ada. Satpol PP dalam banyak kasus selalu mengedepankan tindakan yang represif. Kalau dipersenjatai, rakyat akan menjadi korban," papar dia.Cecep lantas merujuk pada kasus terbaru yang melibatkan konfrontasi Satpol PP dengan masyarakat yaitu bentrok penertiban makam Habib Hasan bin Muhammad al-Haddad atau Mbah Priok di Tanjung Priok Jakarta beberapa bulan lalu.
Kasus yang memakan beberapa korban jiwa tersebut, dipicu oleh tindakan represif Satpol PP, sehingga memancing gelombang perlawanan berantai dari masyarakat.
"Kasus Tanjung Priok menjadi salah satu rekam jejak Sat Pol PP dalam mendekati masyarakat. Kasus-kasus nyaris seryupa banyak ditemukan di daerah. Kalau Satpol PP dipersenjatai, saya kuatir mereka akan semakin sewenang-wenang terhadap masyarakat," ungkapnya.
Pemberian senjata bagi Satpol PP, lanjut Cecep, akan menempatkan korp tersebut sebagai angkatan kelima setelah TNI-Polri. Padahal Sat Pol PP dibentuk sebagai pamong saja, guna menjalankan Perda dan mengayomi masyarakat.
Hal senada diutarakan oleh pimpinan Pesantren Al-Fatah Ciomas, Kabupaten Bogor, KH Saeful Millah. Hematnya, Sat Pol PP tidak perlu dipersenjatai, karena akan semakin membuat korp tersebut dibenci oleh masyarakat.
"Citra Sat Pol PP sejauh ini sangat buruk karena tindakannya yang represif saat bertugas. Kalau dipersenjatai akan membuat Sat Pol PP semakin garang dan represeif dalam bertugas," tegas Saeful.
Menurut Saeful, jika Sat Pol PP dipersenjatai, ia khawatir, para anggota korp tersebut semakin beringas, sehingga memakan korban lebih banyak dari masyarakat sipil yang tidak berdosa.
"Pemerintah harus bijaksana dalam mengambil sebuah kebijakan. Perlu dikaji secara matang dan mendalam, agar tidak menimbulkan persoalan lebih kompleks di kemudian hari," imbuh Saeful.
Firdaus, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), menambahkan, pemberian senjata bagi Sat Pol PP tidak menyelesaikan masalah yang selama ini mereka hadapi di lapangan. Hal tersebut justru akan mendatangkan masalah baru yang jauh lebih besar.
"Jangan mengatasi sebuah masalah dengan mendatangkan masalah baru. Tujuan melindungi anggota Satpol PP dengan senjata akan memakan korban di pihak masyarakat," terangnya.
Dia melanjutkan, persoalan yang dihadapi Satpol PP sejauh ini di lapangan dapat diatasi dengan cara membangun pendekatan yang lebih persuasif dan humanis.
"Ancaman yang dihadapi Satpol PP dalam bertugas tidak perlu diatasi dengan senjata, namun cukup dengan penguatan kapasitas. Satpol PP perlu diajari bagaimana teknik melakukan pendekatan ke masyarakat secara persuasif," katanya.
7.07.2010
KPU: Tak Ada Alasan Tunda Pilkada Bonbol
Gorontalo (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo menilai tidak ada alasan yang kuat untuk penundaan tahapan Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bone Bolango (Bonbol).
Pernyataan itu dikemukakan Verrianto Madjowa, anggota KPU provinsi Gorontalo, terkait dengan adanya desakan dari pihak Zainal abdi Ilolu- Agussalam Mooduto, pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang sudah dinyatakan gugur pada tahapan pendaftaran.
"Tahapan Pilkada yang sudah dilaksanakan KPU Bonbol sudah benar, itu juga berdasarkan arahan dari KPU RI di Jakarta," kata dia, Kamis.Dia menambahkan, putusan Pengadilan tata Usaha Negara (PTUN) Manado, yang memenangkan gugatan pihak Zainal Abdi Ilolu- Agussalam Mooduto terhadap KPU Bonbol, juga dinilainya tidak cukup kuat dijadikan dalih penundaan Pilkada di wilayah itu.
"KPU Bonbol tengah mengajukan banding atas putusan PTUN tersebut," katanya.
Lagi pula, tambahnya, dalam putusan PTUN tersebut dinyatakan bahwa pasangan Zainal ?Agussalam, bisa mengikuti tahapan Pilkada sepanjang memenuhi syarat, hal ini menurutnya yang tidak dapat dipenuhi oleh pasangan kandidat tersebut.
Pasangan tersebut, sebelumnya telah dinyatakan gugur pada tahapan pendaftaran, karena berkas administrasi, melewati batas waktu yang telah ditentukan KPU.
Hingga saat ini, tim pendukung pasangan Zainal-Agussalam tetap meminta tahapan pilkada di Bone Bolango, yang saat ini telah memasuki tahapan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan, agar ditunda. Mereka juga telah beberapa kali menggelar aksi unjuk rasa, baik di kantor KPU Bonbol, maupun di DPRD setempat.
Pilkada di wilayah itu, digelar ada senin (5/7) yang lalu, dan diikuti oleh lima pasagan kandidat usungan partai politik, dan satu pasangan kandidat dari jalur independen.
7.06.2010
Penjualan Chip Komputer Seluruh Dunia Naik Tajam
Washington (ANTARA News/AFP) - Penjualan semikonduktor di seluruh dunia meningkat 47,6 persen pada Mei dari setahun lalu dan 4,5 persen lebih tinggi dari bulan sebelumnya, Asosiasi Industri Semikonduktor (SIA) mengatakan Selasa.
SIA mengatakan penjualan global chip komputer mencapai 24,7 miliar dolar pada Mei dibandingkan dengan 16,7 miliar dolar pada Mei 2009 dan 23,6 miliar dolar pada April.
"Penjualan global semikonduktor Mei mencapai titik tertinggi baru dan tetap pada langkah untuk mencapai perkiraan pertumbuhan SIA dari 28,4 persen menjadi 290,5 miliar dolar pada 2010," kata Presiden SIA George Scalise dalam sebuah pernyataan."Penjualan chip telah didukung oleh kekuatan dalam penjualan komputer pribadi, telepon seluler, perusahaan teknologi informasi, industri aplikasi, dan otomotif," ujar Scalise.
"Pasar berkembang, termasuk China dan India, yang memicu penjualan produk komputer dan komunikasi," katanya.
"Permintaan dari perusahaan teknologi informasi dan sektor industri mendorong keluar siklus penggantian selama resesi ekonomi global mulai kembali," tambahnya.
Scalise mencatat bahwa tingkat pertumbuhan kuat pada tahun-ke-tahun "menggarisbawahi kondisi pasar semester pertama tahun 2009 sangat tertekan".
"Ke depan, pada perbandingan pertumbuhan tahun-ke-tahun akan mencerminkankan pemulihan industri yang memperoleh momentum pada paruh kedua tahun lalu," kata dia.
Penjualan semikonduktor di Amerika naik 52,9 persen pada Mei dari setahun lalu dan 8,2 persen lebih tinggi dari pada April. Penjualan chip di wilayah Asia-Pasifik pada Mei naik 50,9 persen dibanding tahun lalu dan 5,0 persen lebih tinggi daripada April. (*)
Tentang Saya
- Erwin Komara Mindarta
- 1. strange 2. peculiar 3. queer 4. bizarre 5. curious 6. rare 7. eccentric 8. singular 9. screwy 10. rum 11. rummy 12. cross-eyed 13. mysterious 14. crackpot 15. fanciful 16. uncanny 17. weird 18. whimsica