Dili (ANTARA News) - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, dan koleganya Panglima Angkatan Bersenjata Timor Timur (FDTL) Brigadir Jenderal Taur Matan Ruak, sepakat untuk meningkatkan kerja sama di antara kedua militer yang negaranya bertetangga itu.
"Kerja sama itu akan meliputi hal pendidikan dan pelatihan, peningkatan kapasitas serta kerja sama lain di antara kedua militer. Kunjungan ini sangat berarti bagi kedua negara, membuktikan hubungan baik kita semakin meningkat," kata Santoso di Markas Besar FDTL, di kawasan Tasitolu, Dili, Timor Timur, Kamis.
Santoso berkunjung ke Dili atas undangan Matan Ruak, dengan membawa sejumlah petinggi Markas Besar TNI dan Panglima Komando Daerah Militer IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Hotmangaradja Pandjaitan.
Rombongan Panglima TNI tiba di Bandar Udara Internasional Nicolau Lobato, Dili pukul 09.45 waktu setempat dengan pesawat terbang VIP dari Skuadron Udara 17, yang berangkat dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali.
Matan Ruak, dalam sambutannya, menyatakan kegembiraan dan kebanggaannya tentang kunjungan Panglima TNI bersama rombongannya itu. Selama kunjungan resmi petinggi militer Indonesia dilakukan, suasana persahabatan dan kekeluargaan tampak sangat mencuat.
Baik Santoso dan Matan Ruak serta seluruh anggota rombongan yang hadir, senantiasa saling bertukar senyum dan bercerita satu sama lain.
Pengamanan terhadap rombongan itu cukup ketat, namun tidak menyebabkan kemacetan arus lalulintas di jalanan Kota Dili dan sekitarnya. Masyarakat Dili dan sekitarnya cukup antusias menyaksikan kehadiran Santoso dan rombongan.
Menurut satu sumber, undangan kepada Panglima TNI sebetulnya telah dilayangkan ke Markar Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, sejak beberapa tahun lalu. "Kami mengundang Pak Panglima sejak beberapa tahun lalu, namun baru sekarang bisa direalisasikan," kata sumber itu.
Santoso, dalam kunjungan perdana bersejarah antara Indonesia dan Timor Timur itu, disambut dalam satu upacara kehormatan militer di Markar Besar FDTL di Tasitolu. Matan Ruak sendiri terus mendampingi Santoso dalam kunjungan selama empat jam itu.
"Kami sepakat, pemerintah kedua negara akan memfasilitasi berbagai bentuk kerja sama yang ingin dilakukan. Jadi inventarisasi untuk keperluan itu akan segera dilakukan," kata Santoso.
Matan Ruak, kepada pers menyatakan, "Kunjungan ini sangat berarti bagi perbaikan hubungan dan peningkatan hubungan kedua negara. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan negara kami atas kesempatan ini."
Saat ditanya bentuk kerja sama yang ingin ditingkatkan, Matan Ruak menyatakan, hal itu akan meliputi juga kerja sama di wilayah perbatasan kedua negara dan peningkatan kapasitas militer. (*)
9.03.2009
Militer Indonesia dan Timtim Tingkatkan Kerja Sama
9.02.2009
Korban Tewas Akibat Gempa Capai 45 Orang
Bandung (ANTARA News) - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) hingga Kamis pukul 09.00 WIB terus bertambah hingga kini berjumlah 45 orang.
Petugas Satkorlak Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Jawa Barat Fahmi Azhar di Bandung, Kamis, mengatakan, laporan yang diterima Satkorlak PBA menunjukkan peningkatan baik jumlah korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang rusak berat dan ringan.
Sementara itu, jumlah korban tewas akibat gempa yang berpusat di Barat Daya Tasikmalaya itu adalah Kabupaten Cianjur 10 orang, Kabupaten Tasikmalaya (5), Kota Tasikmalaya (4), Kabupaten Bandung (8), Bandung Barat (1), Garut (9), Ciamis (4), Bogor (2) dan Sukabumi (1) serta satu orang lagi yang belum diketahui asal daerahnya.
Sementara itu proses evakuasi di Kabupaten Cianjur masih terus dilakukan untuk mencari korban yang tertimbun longsoran tebing bukit di Desa Pamoyanan dan Cikangkareng Kabupaten Cianjur.
"Tadi pagi ada laporan jumlah korban tewas bertambah, namun kami masih mengeceknya," kata Fahmi.
Sementara itu proses tanggap darurat langsung diberlakukan dengan mengoptimalkan Satlak PBA di Kabupaten/ kota hingga tingkat kecamatan.
Sejumlah dapur umum telah didirikan di beberapa lokasi pengungsian warga yang rumahnya rusak maupun yang khawatir ada gempa susulan baik oleh Satlat PBA maupun PMI.
Selain itu sejumlah tenda peleton juga didirikan untuk menampung pengungsi. Pemprov Jabar sendiri telah menurunkan sebanyak 32 tenda ukuran besar itu.
Sementara itu pada Kamis ini, Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan dan Wagub Dede Yusuf serta sejumlah Muspida Jabar lainnya melakukan peninjauan ke lokasi terparah terkena gempa.
Gubernur Jawa Barat meninjau kawasan yang dilanda kerusakan di Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya sedangkan Dede Yusuf ke Cianjur.
Rencananya siang ini Menteri Sosial Bachtiar Chamsah juga akan melakukan peninjauan ke beberapa lokasi bencana gempa bumi, termasuk ke Kabupaten Tasikmalaya.
Gempa bumi berkekuatan 7,3 SR yang terjadi Rabu kemarin sekitar pukul 14.55 WIB menimbulkan kerusakan signifikan di 10 kabupaten/ kota di Jabar, dan korban jiwa di tujuh kabupaten/ kota diantaranya.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi kerugian akibat gempa bumi yang telah menimbulkan korban jiwa puluhan orang warga di kawasan Tatar Pasundan itu.
"Kerugian belum bisa dihitung, fokur utama saat ini konsentrasi untuk proses tanggap darurat para korban dulu dan pengungsian," kata Wagub Jawa Barat, H Dede Yusuf.
Sementara itu Kodam III Siliwangi dan Polda Jabar mengerahkan personilnya untuk membantu evakuasi korban dan membereskan puing-puing rumah dan bangunan akibat gempa bumi itu. (*)
Presiden India Kunjungi Rusia
Moskow (ANTARA News/AFP) - Presiden India Pratibha Patil hari Rabu mengunjungi Rusia untuk membicarakan peningkatan perdagangan dan kerja sama nuklir, demikian diumumkan Kremlin.
Patil, seorang tokoh seremonial, dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Dmitry Medvedev pada Kamis untuk membahas "kerja sama perdagangan dan ekonomi serta ilmu pengetahuan, dan kerja sama di bidang energi nuklir serta antariksa," kata Kremlin.
Presiden India itu, yang berada di Rusia hingga 6 September, munngkin juga akan bertemu dengan Perdana Menteri Vladimir Putin, kata jurubicaranya, yang menolak memberikan penjelasan terinci lebih lanjut.
Kunjungan itu dilakukan menjelang lawatan Perdana Menteri India Manmohan Singh ke Rusia yang direncanakan pada Desember, kata Kremlin.
Moskow berusaha memperbarui hubungan dengan negara sekutunya pada era Perang Dingin itu dan ingin tetap mempertahankan posisinya sebagai pemasok utama persenjataan India, di tengah meningkatnya persaingan dari AS dan Israel.(*)
Dephub Ancam Cabut Rute Maskapai Pelanggar Tarif
Jakarta (ANTARA News) - Departemen Perhubungan (Dephub) akan mencabut rute penerbangan maskapai pelanggar tarif batas atas selama Angkutan Lebaran 2009.
"Ini sudah komitmen kami, tentu setelah ditegur hingga kedua kali masih bandel, ya sanksi ketiga, akan dicabut rutenya," kata Dirjen Perhubungan Udara, Dephub, Herry Bakti S Gumay menjawab pers di Jakarta, Rabu.
Herry menjelaskan, tindakan semacam itu akan ditempuh setelah pemerintah memalui laporan petugas di lapangan diperoleh data akurat pelanggaran.
"Pelapor harus lengkapi datanya dengan jelas dan ada barang bukti berupa tiket yang dimaksud. Silahkan lapor kepada petugas posko lebaran di bandara setempat," katanya.
Dia menegaskan, setiap posko lebaran di bandara dilengkapi keterangan tentang tarif batas pada setiap rute penerbangan. "Kalau melebihi, silahkan lapor. Pasti ditindaklanjuti," katanya.
Prediksi jumlah penumpang moda angkutan udara pada musim angkutan lebaran 2009 mencapai 1,6 juta orang atau naik 15 persen dibanding realisasi tahun lalu sebesar 1,4 juta orang.
Sementara itu, total pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 16,2 juta orang atau naik 6,11 persen dibanding tahun lalu sebesar 15,3 juta orang.
Kemudian, total sarana angkutan udara pada Angkutan Lebaran tahun ini sebanyak 276 pesawat dengan kapasitas 2,28 juta orang.
Padahal, pada tahun lalu total pesawat yang terlibat sebanyak 280 pesawat dengan kapasitas 2,11 juta orang.
"Meski jumlah pesawat menurun, tetapi kapasitas angkut tetap meningkat karena ada beberapa perusahaan penerbangan mengganti pesawat yang lebih besar," katanya.(*)
PAN Sodorkan 9 Kadernya ke SBY
Jakarta (ANTARA News) - DPP Partai Amanat Nasional mengajukan sembilan nama kader kepada Presiden Yudhoyono untuk dicalonkan sebagai menteri pada kabinet pemerintahan mendatang.
"Kader PAN yang pantas dan layak (duduk di kabinet) banyak, tapi kan tempatnya terbatas," ujar Soetrisno Bachir kepada pers di Jakarta, Rabu.
Namun demikian, ia menambahkan, soal jumlah dan posisi-posisi yang akan diberikan kepada kader PAN itu tergantung pada presiden yang memegang hak prerogatif.
Ditempat yang sama, Ketua MPP PAN Amien Rais mengatakan bahwa pada Jumat pekan lalu dirinya juga telah bertemu dengan Presiden Yudhoyono. Namun dalam pertemuan itu sama sekali tidak membicarakan soal kabinet.
Senada dengan Bachir, Amien menegaskan bahwa PAN memang mengajukan sembilan nama kadernya kepada SBY dan hal itu tidak dimaksudkan sebagai tekanan untuk presiden.
"Soal nanti akan menjabat apa, yang menentukan adalah SBY sendiri dan kita tidak bermaksud menekan-nekan karena PAN adalah partner junior," ujarnya.
Informasi yang beredar, sembilan nama kader PAN yang diajukan ke SBY itu diantaranya anggota MPP Hatta Rajasa, Sekjen Zulkifli Hasan, Ketua Bapilu PAN Totok Daryanto, Ketua DPP Didik Rachbini, anggota FPAN DPR Drajad Wibowo dan Ketua DPP Hakam Naja.
Soal keberadaan dua partai besar, Golkar dan PDIP, yang kemungkinan besar juga ikut bergabung dalam koalisi mendukung pemerintahan, Soetrisno Bachir mengatakan bahwa SBY kali ini berbeda dengan lima tahun yang lalu.
"SBY yang sekarang partainya memenangkan pemilu dan ia dipilih dalam satu putaran oleh rakyat. Jadi tentunya pilihan presiden tidak bisa ditekan oleh partai dalam kabinet," katanya.
SBY, Bachir menambahkan, tentunya akan berusaha mencari menteri-menteri yang mempunyai kapasitas, integritas dan loyal penuh untuk mensukseskan masa pemerintahannya yang kedua.
(*)
9.01.2009
Deradikalisasi Salah Satu Cara Berantas Teroris
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Divisi Pembinaan Hukum Polri, Irjen Polri Aryanto Sutadi mengatakan, deradikalisasi merupakan salah satu cara untuk memberantas terorisme di Indonesia.
"Karena ajaran fanatisme masih banyak berkembang di Indonesia, maka penting untuk melakukan deradikalisasi terhadap orang-orang tersebut," katanya dalam acara dialog kebangsaan ke XI Front Persatuan Nasional (FPN) berjudul "Terorisme dan Masalah-Masalah Sosial" di Jakarta, Selasa.
Aryanto mengatakan, deradikalisasi merupakan usaha untuk mengembalikan paham radikal dari orang yang terkena paham tersebut.
Cara lainnya, katanya, di antaranya dengan deteksi, yaitu mengetahui gerakan teroris sehingga aksi terorisme tersebut bisa dicegah sebelum terjadi.
"Selanjutnya adalah tindakan pencegahan, yaitu memberikan pengarahan kepada masyarakat agar tidak terkena paham radikal," jelasnya.
Penindakan hukum terhadap tersangka maupun terpidana teroris juga merupakan cara yang tepat.
"Namun, sayangnya hukum di Indonesia hanya bisa menjangkau orang-orang yang sudah benar-benar terbukti bersalah," katanya.
Padahal, lanjutnya, orang yang mendanai tindakan tersebut juga perlu ditindak lanjuti oleh hukum.
Menurut Aryanto, yang terakhir adalah dengan pembinaan terhadap kondisi lingkungan sehingga masyarakat dapat mewaspadai jika ada orang yang berpaham radikal.
Selain itu, tambahnya faktor pendukung terjadinya terorisme adalah karena adanya rasa soliditas yang tinggi terhadap pelaku teroris oleh masyarakat Indonesia.
"Masyarakat cenderung memberikan perlindungan terhadap tersangka apabila mereka meminta perlindungan atas nama agama," kata Aryanto.(*)
Dua Korban Kapal Tenggelam Masih Dicari
Denpasar (ANTARA News) - Empat perahu layar dan sejumlah nelayan dikerahkan untuk mencari dua korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Romo di perairan Selat Badung, Bali, yang belum ditemukan.
Selain perahu nelayan, sebuah speed boat milik Ditpolair Polda Bali juga masih tampak mondar-mandir di wilayah perairan antara Pulau Nusa Penida dan pulau induknya, Bali itu.
Upaya pencarian pada hari ketujuh siang itu dilakukan di bawah koordinasi Badan SAR Daerah Bali.
Kepala Basarda Bali Ketut Parwa mengatakan bahwa pencarian pada hari itu masih dilakukan sehubungan dua korban belum berhasil ditemukan.
"Ini hari terakhir untuk menerjunan tim SAR, mudah-mudahan berhasil kita temukan," katanya.
Selain menyisir perairan Selat Badung di kawasan lokasi tenggelamnya KM Putra Romo, petugas juga tampak menyisir garis Pantai Kusamba dan selatan Klungkung untuk menemukan para korban.
Di bibir pantai sekitar enam kilometer dari Kota Semarapura, ibukota Kabupaten Klungkung, juga tampak disiagakan sebuah ambulan.
Musibah yang terjadi 26 Agustus lalu itu, tercatat mengakibatkan sembilan penumpang tewas, 17 berhasil diselamatkan tim SAR, dan dua lainnya masih dalam upaya pencarian
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar yang dihubungi terpisah mengatakan, dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh kelalaian awak kapal yang membawa muatan melebihi kapasitas.
Kapal tidak hanya mengangkut 26 penumpang berikut dua ABK, tetapi juga material semen dan pasir dalam jumlah yang cukup banyak. Akibatnya, begitu dihantam ombak, kapal langsung tenggelam, katanya.
Semen dan pasir bahan bangunan tersebut rencananya diangkut dari Pelabuhan Kusamba, Klungkung, menuju Pulau Nusa Penida, sekitar 26 mil laut tenggara Pulau Dewata.
Namun, kata petugas, baru sekitar lima mil beranjak dari Pelabuhan Kusamba, kapal sudah oleng kemudian terbalik dan tenggelam.
Musibah yang muncul di selat antara Pulau Nusa Penida dan Bali tersebut, tercatat merenggut sembilan korban tewas dan 17 lainnya sempat harus dirawat di RSUD Klungkung di Kota Semarapura, sekitar 42 kilometer timur Kota Denpasar.
(*)
Tentang Saya
- Erwin Komara Mindarta
- 1. strange 2. peculiar 3. queer 4. bizarre 5. curious 6. rare 7. eccentric 8. singular 9. screwy 10. rum 11. rummy 12. cross-eyed 13. mysterious 14. crackpot 15. fanciful 16. uncanny 17. weird 18. whimsica